Sunday, October 4, 2015

Ciri-ciri, Unsur dan Teori Organisasi

TOU Minggu 3
Andreas Mulyadi
11114133
2KA18
1.      Ciri-ciri organisasi
Secara sederhana, organisasi adalah suatu kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama yang diinginkan dan mau terlibat dengan peraturan yang ada. Organisasi bisa disebut juga sebagai wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan bersama, agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.
Adapun ciri-ciri dari organisasi adalah :
- Adanya komponen ( atasan dan bawahan)
- Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang
- Adanya tujuan
- Adanya sasaran
- Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
- Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas

2.      Unsur-Unsur Organisasi
Menuruth Keith Davis ada tiga unsur penting partisipasi:

-Unsur pertama, bahwa partisipasi atau keikutsertaan sesungguhnya merupakan suatu keterlibatan mental dan perasaan, lebih daripada semata-mata atau hanya keterlibatan secara jasmaniah.
-Unsur kedua adalah kesediaan memberi sesuatu sumbangan kepada usaha mencapai tujuan kelompok. Ini berarti, bahwa terdapat rasa senang, kesukarelaan untuk membantu kelompok.
-Unsur ketiga adalah unsur tanggung jawab. Unsur tersebut merupakan segi yang menonjol dari rasa menjadi anggota. Hal ini diakui sebagai anggota artinya ada rasa “sense of belongingness”.

3.      Teori Organisasi
            Teori Organisasi adalah teori yang mempelajari kinerja dalam sebuah organisasi, Salah satu kajian teori organisasi, diantaranya membahas tentang bagaimana sebuah organisasi menjalankan fungsi dan mengaktualisasikan visi dan misi organisasi tersebut. Selain itu, dipelajari bagaimana sebuah organisasi mempengaruhi dan dipengaruhi oleh orang didalamnya maupun lingkungan kerja organisasi tersebut.

Teori Organisasi Klasik
            Teori klasik (classical theory) kadang-kadang disebut juga teori tradisional, yang berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai dari tahun seribu delapan ratusan(abad 19) yang mendefinisikan organisasi sebagai struktur hubungan, kekuasaan-kekuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan faktor-faktor lain yang terjadi bila orang-orang bekerja sama.
            Dalam teori ini, organisasi secara umum digambarkan oleh para teoritisi klasik sebagai sangat tersentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreativitas. Teori ini juga berkembang dalam tiga aliran yang dibangun atas dasar anggapan-anggapan yang sama dan mempunyai efek yang sama, yaitu :
·         Teori Birokrasi
·         Teori Administrasi
·         Teori Manajemen Ilmiah

Teori Organisasi Neoklasik
            Teori neoklasik secara sederhana dikenal sebagai teori/aliran hubungan manusiawi (The human relation movement). Teori neoklasik dikembangkan atas dasar teori klasik. Anggapan dasar teori ini adalah menekankan pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya, atas dasar anggapan ini maka teori neoklasik mendefinisikan “suatu organisasi” sebagai sekelompok orang dengan tujuan bersama. Perkembangan teori neoklasik dimulai dengan inspirasi percobaan-percobaan yang dilakukan di Howthorne dan dari tulisan Huga Munsterberg.

Teori Organisasi Modern
            Teori modern ditandai  dengan  ahirnya  gerakan contingency yang dipelopori Herbert Simon, yang  menyatakan  bahwa teori organisasi  perlu melebihi prinsip-prinsip yang dangkal dan terlalu disederhanakan  bagi suatu kajian mengenai kondisi yang dibawahnya dapat diterapkan  prinsip yang saling bersaing. Kemudian Katz dan  Robert Kahn dalam  bukunya “the social psychology of organization” mengenalkan perspektif  organisasi sebagai  suatu sistem terbuka. Buku tersebut mendeskripsikan  keunggulan-keunggulan perspektif sistem terbuka untuk menelaah hubungan yang penting dari sebuah organisasi dengan lingkungannya,  dan perlunya organisasi menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang berubah jika organisasi ingin tetap bertahan

Referensi:
Widyatmini, Pengantar Organisasi dan Metode, Penerbit Gunadarma, Jakarta

https://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi

Saturday, October 3, 2015

Hubungan Organisasi, Tata Kerja, Dan Manajemen

Tugas TOU Minggu 2
Andreas Mulyadi
11114133
2KA18


1.      Manajemen dan Tata Kerja
          Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama di satu pihak dengan tujuan pihak lain.

            Tata Kerja adalah cara dimana yang bertujuan untuk mencapai tingkat efesien dan maksimal dengan cara melaksanakan suatu pekerjaan dengan benar dan berhasil sesuai dengan apa yang telah direncanakan. Tata Kerja adalah merupakan sejenis suatu system yang tersturktur dengan rapih dan baik serta sempurna untuk mendapatkan hasil yang sempurna dan sesuai seperti apa yang diinginnkan oleh perancang atau kelompok yang bersangkutan. Yang dimana artinya bahwa tata kerja juga dapat diartikan aturan,langkah-langkah,atau proses dalam melakukan sesuatu.

2.      Hubungan Organisasi, Manajemen dan Tata Kerja

Hubungan timbal balik antara ketiga hal tersebut adalah       :
·         Organisasi       : Sebagai alat bantu pencapaian tujuan dan alat bagi pengelompokkan kerjasama
·         Manajemen      : Sebagai proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia
·         Tata Kerja       : Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien          



Referensi         :
1.      Widyatmini, Pengantar Organisasi dan Metode, Penerbit Gunadarma, Jakarta

Kecerdasan Buatan Dalam Dunia Bisnis

Tulisan TOU Minggu 2
Andreas Mulyadi
11114133
2KA18

1.      Pengertian Kecerdasan Buatan
Kecerdasan Buatan atau kecerdasan yang ditambahkan kepada suatu sistem yang bisa diatur dalam konteks ilmiah atau Intelegensi Artifisial, didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotika.

2.      Manfaat Kecerdasan Buatan dalam Bidang Bisnis
Pada mulanya, sistem komputer hanyalah digunakan sebagai alat bantu untuk memproses bilangan/angka-angka (pemrosesan numerik). Sementara manusia dalam berpikir dan menyelesaikan masalah lebih bersifat simbolik, tidak didasarkan kepada sejumlah rumus atau melakukan komputasi matematis. Karena itu, manusia berusaha menciptakan suatu kecerdasan buatan untuk membuat komputer dapat memproses data input yang bersifat simbolik layaknya manusia. Dengan begitu diharapkan akan terjadi kemudahan dalam komunikasi antara manusia dengan komputer. Bahkan diharapkan semua kegiatan yang dilakukan manusia yang memungkinkan terjadinya human error akan digantikan oleh sistem komputer yang dibekali kecerdasan buatan (AI) sehingga tidak akan ada lagi kecelakaaan selama tidak terjadi kesalahan input pada komputer tersebut mengingat begitu konsisten dan presisinya pekerjaan yang dilakukan oleh komputer. Human error dapat terjadi karena hasil pekerjaan yang dilakukan manusia dipengaruhi oleh banyak faktor seperti: kondisi kejiwaan, tingkat kelelahan, keterbatasan kemampuan manusia dalam mengolah suatu permasalahan dalam jumlah yang banyak sekaligus. Sedangkan komputer akan selalu bekerja sesuai dengan program/input yang diterimanya tanpa mengenal lelah. Komputer tidak akan melalukan hal lain bila memang tidak diperintahkan demikian.
Keuntungan kecerdasan buatan dibanding kecerdasan alamiah:
• Lebih permanen
• Memberikan kemudahan dalam duplikasi dan penyebaran
• Relatif lebih murah dari kecerdasan alamiah
• Konsisten dan teliti
• Dapat didokumentasi
• Dapat mengerjakan beberapa task lebih cepat dan lebih baik dibanding manusia

3.      Dampak Negatif Kecerdasan Buatan dalam Dunia Bisnis

Berikut adalah dampak negatif dari kecerdasan buatan:
·         Dengan adanya AI, semua perkerjaan manusia dapat digantikan, dengan adanya hal itu dapat menambah jumlah pengangguran.
·         Adanya Spam e-mail.
·         Manusia akan menjadi malas dalam melakukan sesuatu karena banyak pekerjaannya sudah digantikan oleh AI.
·         Untuk para ilmuwan yang terlalu terobsesi dengan AI dapat menyebabkan stress atau bahkan gila karena khayalan yang terlalu tinggi untuk membuat suatu produk AI yang menyamai kecerdasan manusia.

Referensi         :
2.      Suryadi  HS, Pengantar Sistem Pakar, Gunadarma, Jakarta, 1994



Saturday, September 26, 2015

Pengertian Enterprise Resource Planning dan Penerapannya

Tulisan Minggu 1
Andreas Mulyadi      11114133
2KA18

1.      Pengertian ERP
Perencanaan sumber daya perusahaan, atau sering disingkat ERP dari istilah bahasa Inggrisnya, enterprise resource planning, adalah sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan.
ERP berkembang dari Manufacturing Resource Planning (MRP II) yang ber-evolusi dari Material Requirement Planning (MRP) yang berkembang sebelumnya. Sistem ERP secara modular biasanya menangani proses manufaktur, logistik, distribusi, persediaan (inventory), pengapalan, invoice, dan akuntansi perusahaan. Ini berarti bahwa sistem ini nanti akan membantu mengontrol aktivitas bisnis seperti penjualan, pengiriman, produksi, manajemen persediaan, manajemen kualitas, dan sumber daya manusia.

2.      Keuntungan Penggunaan ERP

Berikut adalah keuntungan penggunaan ERP:
1.      Integrasi Data Keuangan
2.      Standarisasi Proses Operasi
3.      Standarisasi Data dan Indormasi

Berikut adalah keuntungan yang bisa diukur dari pengunaan ERP:
1.      Penurunan Inventori
2.      Penurunan Jumlah Tenaga Kerja Secara Total
3.      Peningkatan Service Level
4.      Peningkatan Kontrol Keuangan
5.      Penurunan Waktu Yang Diperlukan Untuk Mendapat Informasi


3.      Penerapan ERP Pada Perusahaan

Berikut adalah contoh penerapan ERP pada perusahaan PT. Garuda Indonesia.
PT Garuda Indonesia menggunakan ERP untuk menghubungkan dan mengsinkronisasikan tiap divisi sehingga mengurangi redudansi data, juga untuk  pelaporan pekerjaan tiap divisi ke divisi lain. Pada bagian penjualan proses dimulai dari kostumer datang, kemudian membeli tiket, kemudian memasukkan data tersebut kedalam sistem dan masuk ke dalam database kemudian muncul informasi berupa tampilan laporan penjualan pada bagian keuangan.
Modul modul yang banyak digunakan oleh PT. Garuda Indonesia :
·         SD - Sales & Distribution: membantu meningkatkan efisiensi kegiatanoperasional berkaitan dengan proses pengelolaan customer order (proses sales,shipping dan billing)
·         MM - Materials Management : membantu menjalankan proses pembelian(procurement) dan pengelolaan inventory
·         PP - Production Planning : membantu proses perencanaan dan kontroldaripada kegiatan produksi (manufacturing) suatu perusahaan.
·         QM - Quality Management : membantu men-cek kualitas proses-proses dikeseluruhan rantai logistic
·         PM - Plant Maintenance : suatu solusi untuk proses administrasi dan perbaikan sistem secara teknis
·         HR - Human Resources Management  : mengintegrasikan proses-proses HR mulai dari aplikasi pendaftaran, administrasi pegawai, management waktu, pembiayaan untuk perjalanan, sampai ke proses pembayaran gaji pegawai
·         FI - Financial Accounting  : Mencakup standard accounting cash management(treasury), general ledger dan konsolidasi untuk tujuan financial reporting.
·         CO –  Controlling  : Mencakup cost accounting, mulai dari cost center accounting, cost element accounting, dan analisa profitabilitas
·         AM - Asset Management  : Membantu pengelolaan atas keseluruhan fixedassets, meliputi proses asset accounting tradisional dan technical assetsmanagement, sampai ke investment controlling
·         PS - Project System : Mengintegrasikan keseluruhan proses perencanaan project, pengerjaan dan control
Menurut buku Enterpise Resource Planning: Menyelaraskan Teknologi Informasi dengan Strategi Bisnis ( Wawan, Falahah ). PT. Garuda Indonesia sendiri telah berada pada fase termination, Sehingga dapat disimpulkan penerapan ERP pada PT. Garuda Indonesia berhasil.
Referensi :

Arti Pentingnya Organisasi Dan Metode

Tugas Minggu 1
Andreas Mulyadi      11114133
2KA18

1.      Pengertian Organisasi

Organisasi adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Dalam ilmu-ilmu sosial, organisasi dipelajari oleh periset dari berbagai bidang ilmu, terutama sosiologi, ekonomi, ilmu politik, psikologi, dan manajemen. Kajian mengenai organisasi sering disebut studi organisasi (organizational studies), perilaku organisasi (organizational behaviour), atau analisis organisasi (organization analysis).

Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat di sekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti; pengambilan sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran. Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus. Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup. Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.

2.      Manajemen Dan Organisasi

Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama di satu pihak dengan tujuan pihak lain.

Untuk dapat mencapai tujuan tersebut maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerjasama yang efisien untuk mencapai tujuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan.

3.      Tata Kerja

Tata kerja atau metode adalah suatu cara bagaimana (how) agar sumber-sumber dan waktu yang tersedia dan amat di perlukan dapat di manfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilakukan dengan tepat pula.


4.      Hubungan Organisasi, Manajemen dan Tata Kerja

Hubungan timbal balik antara ketiga hal tersebut adalah       :
·         Organisasi       : Sebagai alat bantu pencapaian tujuan dan alat bagi pengelompokkan kerjasama
·         Manajemen      : Sebagai proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia
·         Tata Kerja       : Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien          



Referensi         :
1.      Widyatmini, Pengantar Organisasi dan Metode, Penerbit Gunadarma, Jakarta

Tuesday, December 30, 2014

Bentrokan GKI Yasmin


Andreas K. Mulyadi
11114133

Dalam Undang-undang Dasar Negara Tahun, Pasal 28E Ayat (1) menegaskan bahwa setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya. Hak kebebasan beragama juga dijamin dalam Pasal 29 Ayat (2) UUD 1945 yang menyatakan “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu."

Tetapi pada hari Kamis (25/12/2014) Terjadi bentrokan antara puluhan Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin. Puluhan jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin, Bogor, Jawa Barat, nekat tetap beribadah di dekat gereja. Kericuhan pun terjadi karena petugas Satpol PP menghalangi mereka.

Tidak hanya Satpol PP, puluhan warga juga menolak keberadaan jemaat GKI Yasmin untuk melangsungkan ibadah. Untuk menghindari bentrokan, petugas Satpol PP dan puluhan polisi dari Polres Bogor meminta jemaat membubarkan diri. Meski mendapat penolakan, beberapa jemaat tetap melakukan doa Natal di Jalan KH Abdullah bin Nuh dengan pengawalan ketat petugas.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Bogor, Hendi Iskandar, mengatakan, apa yang dilakukan oleh Pemkot Bogor sudah sesuai aturan. Pemkot telah mencabut Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan menyatakan lokasi GKI Yasmin bukan tempat ibadah.

Seharusnya Bentrokan ini tidak perlu terjadi apabila semua pihak baik pihak GKI Yasmin, dan semua pihak yang terlibat menaati hukum-hukum yang berlaku. Warga sekitar pun seharusnya meningkatkan sifat toleransinya terhadap sesama agar bentrokan ini tidak terjadi lagi dimasa mendatang.


SUMBER :
http://anomalisemesta.blogspot.com/2008/05/jaminan-perlindungan-ham-untuk.html
http://www.lensanasional.com/2014/12/nekat-beribadat-jemaat-gki-yasmin.html
http://news.okezone.com/read/2012/12/25/501/736729/nekat-beribadat-jemaat-gki-yasmin-bentrok-dengan-satpol-pp

Wednesday, November 19, 2014

PERAN PEMUDA DALAM PEMBANGUNAN BANGSA


ANDREAS K. MULYADI
11114133
Pemuda merupakan pribadi berusia produktif dan memiliki tipikal unik yakni revolusioner, yakin, berpikir modern dan mempunyai moralitas.  Betapa vitalnya partisipasi pemuda dalam sebuah negara karena pemuda sesungguhnya adalah figur yang paling mempunyai kekuatan untuk melakoni kehidupan berbangsa dan bernegara mendatang. Pemuda bisa dianggap sebagai generasi penerus untuk tetap berlangsungnya sebuah negara. Kaum muda adalah sosok yang vital di tiap-tiap perubahan sebab pemuda berjalan menggunakan idealisme dan moral ketika mencermati  problem yang ada, untuk terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan negara.
Peran penting pemuda telah tercatat dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia yang dimulai dari pergerakan Budi Utomo tahun 1908, Sumpah Pemuda tahun 1928, proklamasi kemerdekaan tahun 1945, pergerakan pemuda, pelajar, dan mahasiswa tahun 1966, sampai dengan pergerakan mahasiswa pada tahun 1998 yang meruntuhkan kekuasaan Orde Baru selama 32 tahun sekaligus membawa bangsa Indonesia memasuki masa reformasi. Fakta historis ini menjadi salah satu bukti bahwa pemuda dan mahasiswa selama ini mampu berperan aktif sebagai pionir dalam proses perjuangan, pembaruan, dan pembangunan bangsa.
Dalam proses pembangunan bangsa, pemuda merupakan kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan sebagai perwujudan dari fungsi, peran, karakteristik, dan kedudukannya yang strategis dalam pembangunan nasional
Dan di era globalisasi sekarang ini peran pemuda juga sangat berpengaruh terhadap bangsa. Baik itu dalam lingkup ilmu pengetahuan , etika , para pemuda dan mahasiswa inilah yang akan merubah status suatu bangsa. Walaupun belakangan ini Problematika pemuda yang terbentang di hadapan kita sekarang sangatlah kompleks, mulai dari masalah pengangguran, krisis eksistensi, krisis mental hingga masalah dekadensi moral. Budaya permisif dan pragmatisme yang kian merebak membuat sebagian pemuda terjebak dalam kehidupan serba instant, hedonis, dan terlepas dari idealisme sehingga cenderung menjadi manusia yang anti sosial.
Contoh baru-baru ini yang terjadi pemuda dan mahasiswa demo besar-besaran untuk menolak kenaikan harga BBM , semua cara dilakukan agar membatalkan rencana pemerintah untuk menaikkan BBM termasuk bertindak anarkis dan merusak fasilitas umum . hal seperti ini bisa membuat citra buruk bagi bangsa, jauh dari fungsi mahasiswa yang sesungguhnya yaitu harus bisa menjadi pengganti orang-orang yang memimpin di pemerintahan  nantinya .
Pada intinya saat ini peranan pemuda sangat berpengaruh terhadap kemajuan atau justru kemunduran bangsa , Seperangkat aturan saja tidaklah cukup untuk melindungi pemuda dari berbagai kemungkinan terburuk, tanpa didukung oleh peran pemerintah, masyarakat, swasta, dan lain sebagainya dalam implementasi seperangkat regulasi. Untuk itu harus dicari solusi agar proses pengembangan potensi pemuda bukan hanya terbentuk dalam rencana semata, melainkan direalisai melalui mekanisme yang sudah diatur sedemikian rupa. Salah satunya adalah organisai yang memang merupakan salah satu wadah untuk mengembangkan potensi yang dimiliki pemuda, sebab organisasi merupakan sarana paling efektif untuk menginisiasi dan melakukan perubahan tersebut.

Sumber :
·         http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/11/19/1303357/JK.Yakin.Demo.Kenaikan.Harga.BBM.Hanya.Sepekan
·         http://www.zahrasprei.com/peran-pemuda-dalam-kemerdekaan-republik-indonesia/
·         http://okkyriyanlafinzha.wordpress.com/2012/04/14/peranan-mahasiswa-terhadap-kemajuan-bangsa-era-dulu-dan-sekarang/

·         http://www.woi-belilah.com/warta/kespora/147-peran-pemuda-di-era-globalisasi-untuk-kejayaan-indonesia